22, Saya Tak Semuda yang Dulu

28 Agustus, saya juga tidak tahu bagaimana asal muasal tanggal ini bisa menjadi hari jadi saya, padahal di akta kelahiran saya jelas tertulis, “telah lahir Cahya Wisnu Ardi, pada hari Kamis Kliwon, 30 Agustus 1990.” Namun, saya lebih percaya Ibu yang melahirkan saya, yang memberitahu sebuah fakta bahwa sebenarnya saya terlahir Selasa Pon, 28 Agustus 1990, dan karena kesalahan administratif, 2 hari awal kelahiran saya pun secara de jure tak tercatat dengan apik.

Dan hari ini, 28 Agustus 2012, secara de facto saya telah sah berusia 22 tahun, umur yang tak bisa dibilang muda lagi. Dan pula, hari ini tak ada lagi yang bisa lebih membahagiakan saya karena saya mendapat hadiah terbaik, setelah hadiah hari jadi  saya yang ke-17, dimana Tuhan memberi saya gerhana bulan waktu itu, karena hari ini bertepatan dengan wisuda calon istri saya, Nihayatul Karimah, yang menyelesaikan pendidikan farmasinya di Kampus Biru UGM. Happy graduation Honey, thanks for the beautiful gift.

Image

Jika ditilik ulang, bisa dibilang tahun ke-21 saya bukanlah masa yang mulus bagi saya. Berbagai cobaan dan ujian datang silih berganti, namun dibalik semua itu saya patut merasa bersyukur karena saya banyak mendapat perspektif baru dalam hidup saya yang sudah lebih dari 2 dasawarsa ini. Selain itu saya juga bertemu banyak figur-figur baru, dimana saya bisa belajar untuk lebih bersyukur menerima apa yang telah digariskan dan memandang hidup dengan lebih sederhana. If someone says experience is best teacher, trust them!

Usia 22 ini, tentu harapan dan do’a selalu terlantun, di samping berharap badan (dan kantong) makin berisi, tentu saya juga berharap bisa lebih baik daripada usia-usia saya sebelumnya, bisa lebih banyak berguna bagi orang lain, dan bisa lebih produktif dalam berkarya. Namun jika bisa disederhanakan harapan saya sederhana saja, saya ingin bersekolah lagi, itu saja, cukup.

Dan akhir kata, terima kasih Tuhan, masih memberi saya waktu, happy birthday to me!

Kuwiran, 28 Agustus 2012

Dan ini, ada hadiah dari sahabat saya, Rizki Budi Pratama alias Kincrut yang membuatkan saya sebuah video.

4 thoughts on “22, Saya Tak Semuda yang Dulu

  1. eh bum selamat ulang tahun sorry telat banget hhahaha lain kali saya ndak akan lupa hari lahirmu😀

    semoga dimudahkan dalam cita dan cinta…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s