Tempe Alakatak, Makanan Langka, Rasa Istimewa

Pernahkah kalian mencicipi makanan bernama tempe alakatak? Atau malah apakah kalian pernah mendengar makanan bernama tempe alakatak? Gw rasa hanya sebagian kecil saja yang pernah mendengar namanya apalagi merasakannya. Tempe alakatak adalah makanan yang sangat langka, kalo ibarat flora fauna bisa dibilang makanan ini endemik, karena hanya bisa ditemukan di daerah Weru, Sukoharjo dan Candi, Gunung Kidul, selain itu kalian cari di manapun nggak bakal ketemu.

Tempe alakatak terdiri dari campuran tempe dan alakatak yang dibungkus dengan daun jati. Tempenya sendiri bukan tempe biasa, tempenya berasal dari koro plus benguk (semacam koro juga), direbus dan digiling, lalu dibumbui dengan kelapa & kunyit, sehingga terciptalah tempe yang mak nyus. Lalu alakatak, inilah bagian yang paling gw suka, mie bertekstur lembut berbentuk kotak memanjang dengan rasa yang gurih luar biasa. Mie ini terbuat dari tepung tapioka. Kalo pun sama spageti, gw lebih milih mie ini, gurih parah.

 

Kalau kalian yang penasaran, silakan kalian cari di pasar-pasar tradisional berikut ini, Pasar Cakruk di Karangtengah, Pasar Watukelir, Pasar Tawang, semuanya di Kecamatan Weru, Sukoharjo. Lalu juga tersedia di Pasar Candi, Semin, Gunung Kidul. It’s worth to taste this delicious mak nyus and tentu edos gandos food.

19 thoughts on “Tempe Alakatak, Makanan Langka, Rasa Istimewa

    • Iya, si daerah saya makanan ini cukup terkenal, karena selain rasanya yang enak, harganya juga “merakyat”,
      Kalau Pak Dosko mau, silakan main ke tempat saya, nanti saya suguhi Tempe Alakatak, hhe

  1. Mas ijin pinjem fotonya ya saya dari weru kangen juga sama makanan ini.padahal dulu waktu disesa dulu kalo pas ibu ke pasar pasti nitip makanan ini

  2. Pingback: Tempe Alakathak « RIEZ'S GENERASI BIRU

  3. Mas mau nanya ini makanan ada sejarahnya nggak sih? Saya ada tugas, dan mau mereview makanan ini, dan salah satunya tentang sejarahnya.. kalo ada, minta tolong kasih tau ya, terimakasih

  4. Kangen sama tempe ini..waktu kecil dulu karena ibuk ditugaskan di daerah candi, semin, gngkdl jadi tau makanan ini..sudah lama skali nda ketemu lagi..pindah dari semin sejak sd kelas 2..

  5. Taun lalu saya pulang ke tempat kelahiran bpk saya tepatny di weru pas pertama kali saya liat ngga ada nafsu nafsunya untuk dimakan maklum besar di jkt heheh…stelah dengan rasa penasaran yg tinggi akhirnya saya coba dan ternyata saya langsung ke tagihan sampai mau balik ke jkt pun saya minta dibelikan lakatak insyaalloh taun ini saya pulang lagi bersama anak dan istri saya…good luck postingannya…

  6. Tunggu yaaa…. Alakathak bakal sampai Jakarta besok bulan Mei 2016 ini. Mari sama2 kembangkan Alakathak sbg icon kuliner khas Kab Sukoharjo.
    Salam dari saya….🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s